Kotak distribusi tahan ledakan, yang merupakan peralatan distribusi terminal yang sangat penting dalam sistem tenaga listrik, memainkan peran krusial dalam mengendalikan dan melindungi pasokan listrik industri di lingkungan berbahaya. Mengingat penggunaannya yang luas, mari kita bahas lebih dalam mengenai pemasangan dan pemasangan kabel pada kotak distribusi dalam ruangan hari ini.

1. Alur Proses untuk Kotak Distribusi Tahan Ledakan Tegangan Tinggi dan Rendah:
Persetujuan yayasan.
Pembukaan kemasan dan pemeriksaan peralatan.
Pengangkutan lanjutan peralatan.
Penempatan transformator.
Pemasangan aksesori dan pemasangan kabel.
Uji serah terima.
Pemeriksaan sebelum operasi.
Operasi percobaan.
Penyelesaian dan penerimaan.
2. Pemasangan Kotak Distribusi Tahan Ledakan Tegangan Tinggi dan Rendah:
Sebelum pemasangan, ruang kontrol harus sudah siap, dengan semua pekerjaan interior telah selesai, serta lingkungan sekitar dalam keadaan bersih dan aman.
A. Pemasangan dan Pemasangan Permanen Kotak Distribusi Tahan Ledakan Tegangan Tinggi dan Rendah:
1. Setelah kotak-kotak tersebut tiba di lokasi, periksa apakah terdapat kerusakan bentuk, cat yang terkelupas, kelengkapan alat, aksesori, buku panduan, dan sebagainya, serta catat hasilnya.
2. Letakkan kotak sakelar pada balok baja pondasi sesuai dengan denah tata letak. Pertama, sejajarkan kedua ujungnya, lalu tarik tali pengukur pada ketinggian dua pertiga dari bagian bawah, dan sejajarkan setiap kotak dengan tali tersebut. Sesuaikan menggunakan shim setebal 0,5 mm; maksimal tiga shim per titik.
3. Setelah penempatan dan penyelarasan, kencangkan kotak-kotak tersebut menggunakan baut sesuai dengan lubang yang tersedia. Hubungkan kotak-kotak dan panel samping dengan sekrup galvanis. Las kotak sakelar tegangan tinggi dan rendah ke baja siku yang telah disediakan dengan kuat. Tutupi bagian kabel yang terlihat dengan pelat baja bermotif kotak-kotak. Bagian depan dan belakang kotak harus ditutupi dengan bahan isolasi berukuran 1200 mm x 10 mm.
4. Pastikan selisih ketinggian antara kotak-kotak yang berdekatan tidak melebihi 2 mm, dan selisih ketinggian secara keseluruhan tidak melebihi 5 mm. Ketidakrataan antara dua kotak yang berdekatan tidak boleh melebihi 1 mm, dan ketidakrataan total tidak boleh melebihi 5 mm. Jarak antar kotak tidak boleh melebihi 2 mm.
5. Setelah peralatan dipasang pada posisinya, kencangkan kembali pengencang internal dan periksa, terutama pada ujung-ujung sambungan konduktor. Setelah pemasangan kabel di dalam kotak selesai, bersihkan bagian dalam kotak dengan penyedot debu, jaga kebersihan bagian dalam maupun luar, serta beri label yang benar pada peralatan dan nomor sirkuit.
Setelah memasang kotak distribusi, pasang baki kabel di atasnya. Lubang masuk kabel pada kotak tersebut harus sudah disiapkan sebelumnya oleh pemasok. Tutup tata letak kabel setelah selesai. Hubungkan baki tersebut ke bus bar ground di dalam kotak dengan kabel grounding khusus. Gunakan pelat karet untuk menghubungkan baki ke kotak distribusi tahan ledakan, guna melindungi kabel dan kawat. Lihat diagram untuk koneksi antara baki dan kotak.
B. Pemasangan Kabel Sirkuit Sekunder pada Kotak Distribusi Tahan Ledakan Tegangan Tinggi dan Rendah:
Pabrik harus menyelesaikan pemasangan kabel sirkuit sekunder serta pengujian yang terkait sebelum pengiriman. Setelah barang tiba, lakukan proses penerimaan di bawah pengawasan para insinyur dan pengawas dari pihak klien. Pastikan kelengkapan dokumen teknis, kemasan, dan segel, serta keutuhan dan keandalan semua komponen dan kabel.
Setelah pemasangan, lakukan pengujian isolasi pada sirkuit sekunder setiap kotak menggunakan penguji isolasi 500 V, dan pastikan nilainya melebihi 1 MΩ.
Gunakan kawat atau kabel tembaga lunak berinti banyak untuk semua rangkaian kontrol sekunder. Gunakan blok terminal yang sesuai dan lakukan penyambungan dengan alat crimping khusus setelah disolder menggunakan fluks netral.
C. Uji Serah Terima Kotak Distribusi Tahan Ledakan Tegangan Tinggi dan Rendah:
Rincian uji serah terima dijelaskan dalam bagian komisioning dan pengaktifan.
D. Persyaratan Tambahan untuk Kotak Distribusi Tahan Ledakan Tegangan Tinggi dan Rendah:
1. Lemari sakelar tipe laci harus memenuhi persyaratan berikut:
a. Laci harus dapat bergerak dengan lancar tanpa tersangkut atau bertabrakan.
b. Kontak dinamis dan statis harus sejajar dan terhubung dengan rapat.
c. Sistem penguncian mekanis atau listrik harus berfungsi dengan benar, sehingga kontak isolasi hanya terbuka setelah pemutus arus terpicu.
d. Kontak ground antara laci dan kabinet harus terhubung dengan rapat. Saat mendorong laci ke dalam, kontak ground-nya harus terhubung terlebih dahulu sebelum kontak utama; sebaliknya berlaku saat menarik laci keluar.
2. Periksa gambar desain sebelum melakukan pengujian isolasi pada sirkuit sekunder di kotak distribusi. Lepaskan terlebih dahulu komponen-komponen yang mudah pecah.
3. Pastikan cat dalam kondisi utuh dan tidak rusak selama pemasangan, serta pencahayaan interior berfungsi sepenuhnya.
4. Seluruh casing peralatan di gardu induk harus diarde dengan baik.
Secara umum, pemasangan kabel pada kotak distribusi tahan ledakan sebaiknya dilakukan oleh teknisi listrik profesional, karena mereka memiliki keterampilan dan perlengkapan keselamatan yang diperlukan. Dalam situasi yang tidak mendesak, sebaiknya jangan memperbaiki atau memasang kotak distribusi sendiri, karena urusan listrik memerlukan kehati-hatian dan kewaspadaan. Terutama saat memasang kabel pada kotak distribusi di dalam ruangan, jangan pernah lupa mematikan sakelar utama di rumah demi keselamatan.
